MPLS Hari Ketiga, Murid Lembaga Pendidikan Al Fatah Dapatkan Edukasi tentang Bahaya Bullying dan NAP
Tahun Ajaran 2026/2027

Driyorejo – Lembaga Pendidikan Al Fatah kembali melaksanakan rangkaian kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Satuan Pendidikan (MPLS). Memasuki hari ketiga, kegiatan diisi dengan pemberian materi edukatif mengenai bahaya bullying dan penyalahgunaan NAPZA yang disampaikan oleh Bapak Suroso (Babin Desa Petiken Polsek Driyorejo)
Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman dan wawasan kepada murid mengenai berbagai bentuk perilaku bullying serta dampak negatif yang dapat ditimbulkan, baik bagi korban maupun pelaku. Selain itu, murid juga diberikan pemahaman mengenai bahaya NAPZA serta pentingnya menjauhi segala bentuk penyalahgunaan narkotika, psikotropika, dan zat adiktif lainnya.
Dalam penyampaian materi, Bapak Bhabinkamtibmas menjelaskan bahwa bullying tidak hanya berupa kekerasan secara fisik, tetapi juga dapat dilakukan melalui perkataan, tindakan, maupun perilaku yang dapat menyakiti dan merendahkan orang lain. Oleh karena itu, murid diajak untuk saling menghormati, menghargai perbedaan, menjaga pertemanan, serta tidak melakukan tindakan yang dapat merugikan atau menyakiti teman.
Murid juga diberikan pemahaman mengenai pentingnya berani berbicara dan melaporkan kepada guru atau orang dewasa yang dipercaya apabila mengalami atau melihat tindakan bullying di lingkungan sekolah. Dengan demikian, lingkungan sekolah dapat menjadi tempat yang aman, nyaman, dan menyenangkan bagi seluruh murid.
Selain materi tentang bullying, beliau juga memberikan edukasi mengenai bahaya NAPZA. Murid dijelaskan tentang berbagai dampak buruk penyalahgunaan NAPZA terhadap kesehatan, perkembangan diri, pendidikan, kehidupan sosial, serta masa depan. Murid diingatkan untuk tidak mudah terpengaruh oleh ajakan negatif dari lingkungan pergaulan.
Penyampaian materi berlangsung dengan suasana interaktif. Murid tampak antusias menyimak penjelasan yang diberikan dan mengikuti kegiatan dengan tertib. Kehadiran Bapak Bhabinkamtibmas juga memberikan kesempatan kepada murid untuk mengenal lebih dekat peran kepolisian dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta memberikan edukasi kepada generasi muda.
Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam rangkaian MPLS karena masa pengenalan sekolah tidak hanya berfokus pada lingkungan dan kegiatan pembelajaran, tetapi juga menjadi momentum untuk membangun karakter, kesadaran hukum, sikap saling menghargai, serta kemampuan murid dalam menjaga diri dari berbagai pengaruh negatif.
Melalui kegiatan tersebut, Lembaga Pendidikan Al Fatah berharap seluruh murid dapat menjadi generasi yang berkarakter, berani menolak bullying dan penyalahgunaan NAPZA, serta mampu menciptakan lingkungan pergaulan yang sehat dan positif.
“Stop Bullying, Jauhi NAPZA, Raih Prestasi dan Masa Depan yang Cerah!”
Kegiatan MPLS hari ketiga ini menjadi salah satu langkah nyata Lembaga Pendidikan Al Fatah dalam membekali murid dengan pengetahuan dan karakter yang diperlukan untuk tumbuh menjadi generasi yang berakhlak, sehat, disiplin, dan bertanggung jawab.





